Kabar Duka Inggris, Pangeran Philip Meninggal

0
38
Kabar Duka Kerajaan Inggris, Pangeran Philip Meninggal

Kabar duka datang dari keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Philip meninggal dunia di kastil windsor Jumat 9 April 2021. Istana Buckingham mengumumkan kabar tersebut lewat akun sosial media resmi keluarga kerajaan Inggris. SayaSlot pun turut berduka atas meninggalnya Pangeran Philip. Bendera-bendara di gedung–gedung penting di Inggris langsung diturunkan menjadi setengah tiang pertanda berkabung.

Pangeran Philip Mountbatten meninggal di usianya yang ke 99. Sebelum meninggal sang Pangeran sempat dirawat di Rumah Sakit pada 16 Februari. Beliau menjalami proses pemeriksaan jantung dan infeksi yang dideritanya.

73 Tahun Dampingi Ratu Elizabeth II

Mendampingi Ratu Elizabeth II hampir selama delapan dekade, pada Mei 2017 lalu Pangeran Philip resmi menyatakan pensiun dari tugas resmi kerajaan Inggris. Masa pensiunnya sebagian besar dihabiskan di perkebunan Sandringham, Norfolk. Pada masa Lockdown pandemi covid-19, kediamannya dipindah ke kastil Windsor.

Kematiannya terjadi hanya kurang dari beberapa bulan sebelum ulang tahunnya yang ke 100 dibulan judi nanti. Ia meninggalkan seorang istri, 4 orang anak, 8 orang cucu, dan 10 orang cicit. Sosok sang Pangeran sayang dicintai oleh rakyatnya. Mereka banyak mengelukan kehilangan sosok yang sangat membangun bagi kerajaan Inggris.

Terkenal sebagai pribadi yang keras dan blak-blakan, Pangeran Philip selalu mendukung setiap kegiatan kerajaan sang Ratu. Ia juga berpengaruh dalam kegiatan perkembangan teknologo, juga sosial di Inggris. Bahkan Ratu Elizabeth II sendiri mengaku bahwa sang Pangeran sudah menjadi kekuatannya untuk sanggup bertahan hingga sekarang.

Pemerintah Menghimbau Untuk Tidak Kirimkan Bunga

Mengingat masa pandemi Covid-19, pemerintah menghimbau para masyarakat untuk tidak menaruh bunga atau mengunjungi kediaman kerajaan. Solusinya pemerintah membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengucapkan belasungkawa lewat website utama Kerajaan.

Tidak diperbolehkannya masyarakat untuk menaruh karangan bunga, semata-mata karena takut adanya penyebaran cluster virus. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, semua tentu merasa kehilangan sosok penting dalam perkembangan Kerajaan Inggris, Duke of Edinburgh.